November 28, 2020

www.adidaskingoftheroad.com

Info Seputar Kesehatan, Pendidikan dan Olahraga di Indonesia

Pentingnya Membangun SDM yang Unggul Melalui Dunia Pendidikan

Pentingnya Membangun SDM yang Unggul Melalui Dunia Pendidikan

Dengan Mengacu pada survei penduduk antar sensus ( Supas) , jumlah penduduk Indonesia pada 2020 diproyeksikan menggapai 266, 91 juta jiwa. Dari total populasi tersebut, jumlah penduduk kelompok usia 15- 64 tahun ( umur produktif) menggapai 183, 36 juta jiwa ataupun 68, 7 persen. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara berpopulasi besar di dunia yang mempunyai jumlah penduduk umur produktif sangat besar.
Di lain sisi, jumlah ini pula menunjukkan kalau Indonesia tengah menikmati bonus demografi, suatu masa dimana jumlah penduduk umur produktif sesuatu negeri lebih besar dari jumlah penduduk umur nonproduktif. Tubuh Pusat Statistik ( BPS) memprediksi, bonus demografi Indonesia akan berlangsung sampai tahun 2036 mendatang. Berbekal bonus demografi tersebut, sejatinya bangsa ini mempunyai kesempatan besar buat menggenjot perkembangan produktivitas.
Tetapi, di balik bonus demografi tersebut, ada bermacam tantangan yang dialami. Salah satu yang utama merupakan mempersiapkan mutu sumber energi manusia unggulan yang sanggup bersaing di kancah bursa tenaga kerja global. Terlebih semenjak resmi merambah masa Warga Ekonomi ASEAN ( MEA) pada Januari 2016 kemudian, tenaga kerja Indonesia dituntut lebih terampil, baik secara teknis ataupun nonteknis, supaya tidak tergilas serbuan tenaga kerja asing.
Angka melek aksara jadi salah satu penanda berarti dalam mengukur pertumbuhan pembelajaran penduduk. Terus menjadi besar kecakapan baca tulis sesuatu bangsa, terus menjadi besar pula kualitas serta mutu sumber energi manusia yang dipunyai. Informasi BPS 2015- 2016 menampilkan kalau angka melek aksara penduduk umur produktif Indonesia menggapai 99, 67 persen. Ini maksudnya Indonesia sudah menggapai salah satu aspek utama dalam upaya pemenuhan kebutuhan sumber energi manusia bermutu.
Walaupun demikian, ekspedisi mengarah pembangunan sumber energi manusia unggulan tidak menyudahi di sana. Tidak hanya keahlian baca tulis, penduduk umur produktif pula wajib dibekali dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar. Ditambah satu lagi yang tidak kalah berarti, ialah pembuatan kepribadian manusia itu sendiri. Dengan berinvestasi pada pembelajaran yang fokus terhadap pembuatan keahlian kognitif serta afektif semenjak dini, tentu generasi muda Indonesia sanggup membawakan bangsa ini merambah umur 100 tahun kemerdekaan pada tahun 2045, menyambut masa keemasan dengan penuh rasa bangga.
Persoalan berikutnya, telah mana upaya pemerintah, spesialnya institusi pembelajaran serta tenaga pendidik, dalam menanggapi tantangan pembelajaran di atas demi memaksimalkan kesempatan bonus demografi serta MEA. Sebagai salah satu kontributor aktif dalam pembangunan sumber energi manusia yang unggul di Indonesia lewat jalan pembelajaran, banyak lembaga yang muncul dengan misinya buat mewadahi perkembangan generasi muda Indonesia yang kompeten, berkarakter baik, serta sejahtera.
Dan juga berkomitmen buat jadi sumber pengadaan modul pendidikan serta pelatihan yang bermutu serta unggul buat segala lembaga pembelajaran, pimpinan lembaga pembelajaran, guru, orang tua, serta murid di segala Indonesia. Pastinya, modul pendidikan serta pelatihan yang diberikan nantinya tetap diperbarui yang sesuai tuntutan era dengan mengintegrasikan teknologi terbaru, sumber energi, serta talenta terbaik dari segala dunia.